Instrumen Pasar Uang
Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
SBI adalah surat berharga keluaran Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka 1-3 bulan dengan sistem diskonto/bunga untuk imbalannya. Di sisi lain, SBI digunakan BI dalam mengontrol kestabilan nilai rupiah. Lewat penjualan SBI, maka Bank Indonesia bisa menyerap kelebihan uang primer yang beredar.
Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
SBPU merupakan surat berharga terbitan bank yang ditandatangani nasabah sebagai surat jaminan pelunasan utang.
Call Money
Call money biasanya digunakan saat bank ingin mengalihkan kelebihan uang jangka pendek yang sifatnya sementara. Adapun jangka waktu call money sangat pendek. Biasanya berkisar hingga 7 hari.
Sertifikat Deposito
Sertifikasi deposito adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank dengan jumlah nominal tertentu sebagai surat atas tunjuk. Maksud dari atas tunjuk adalah sertifikat deposito yang Anda terima bukan atas nama perorangan, sehingga siapa saja yang memilikinya bisa memperjualbelikannya kepada pihak lain.
Treasury Bills
Instrumen pasar uang yang sering disebut T-Bills ini merupakan sejenis surat obligasi pemerintah dengan jangka waktu jatuh tempo cukup pendek.
Commercial Paper
Commercial paper banyak dimanfaatkan sebagai investasi jangka pendek untuk membeli inventaris atau biaya pengelolaan modal kerja yang singkat. Instrumen satu ini bisa menjadi alternatif terbaik guna menambah modal usaha, alih-alih mengambil pinjaman dari bank.
DAFTAR PUSTAKA
Bank Indonesia, Laporan Tahunan beberapa issues.
Bank of Japan, Annual report, beberapa issues.
Binhadi, “Financial Sector Deregulation, Banking Development and Monetary Policy : The Indonesian Experience (1983-1993)”. Institute Bankir Indonesia, 1995.
Bofinger, Peter” Monetary Policy : Goals, Institution, Strategies, and Instruments” Oxford University Press 2001.
Direktorat Pengelolaan Moneter” Kebijakan Pasar Keuangan : Pasar Uang dan Pasar Modal” Bahan Pendidikan Calon Pegawai Muda bank Indonesia, 2002.
Direktorat Pengelolaan Devisa.”Kajian Alternatif Piranti Transaksi Derivatif Dalam Rangka Pengendalian Risiko Pengelolaan Cadangan Devisa”, 2002
Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia”Perkembangan Pasar Keuangan di Indonesia”, berbagai issue.
Komentar